:

Minggu, 29 September 2019

Bismillahirahmanirahim

Semoga Blog ini bisa menjadi bermanfaat bagi kita semua Aaaaamiiiinnn 🤲🤲🤲

Senin, 04 Agustus 2014

Introduce Fish Live-Bearer and Method of cultivation

Mengenal Ikan Live-Bearer dan Cara Budidayanya

         Ikan hias memang sangat disukai oleh berbagai kalangan masyarakat, sehingga memiliki potensi pasar yang baik dan tidak akan mati, oleh sebab itu banyak masyarakat kita yang berusaha untuk membudidayakannya dan menjadikannya sebagai sebuah usaha. Beberapa ikan hias yang kini sedang digemari oleh masyarakat diantaranya adalah ikan Sword tail, ikan Guppy, ikan Platy dan Ikan Molly.

           Keempat ikan ini memiliki warna-warna yang sangat indah dengan sirip-sirip yang beraneka ragam dan unik, sehingga akan memberikan nuansa tersendiri di aquarium anda terlebih lagi dalam jumlah banyak dan bermacam-macam.  Ikan-ikan ini juga mudah untuk memiliharanya dan satu hal yang membuatnya sangat unik dibandingkan dengan ikan lainnya adalah cara perkembangbiakannya yang dilakukan dengan cara melahirkan langsung. Seperti kita ketahui sebagian besar ikan berkembang biak dengan cara bertelur.

Keempat jenis ikan tersebut sering disebut sebagai Ikan live-bearer (livebearing fish) dan kemungkinan juga masih banyak jenis yang lain. Jika anda ingin mengenalnya lebih lanjut, berikut kami akan berikan uraian singkat dari keempat ikan tersebut. 
1. Ikan Sword Tail
      Ikan ini nama ilmiahnya adalah Xiphophorus helleri Sword tail, dan arti dari kata Sword Tail sendiri dalam bahasa indonesia adalah ekor pedang. Sehingga seperti namanya ikan ini memiliki ekor memanjang yang mirip dengan pedang.

2. Ikan Guppy    
   Ikan ini memiliki nama ilmiah Poecilia reticulata Guppy, memiliki ukuran yang kecil dengan ekor dan sirip yang sangat indah berumbai-umbai dan juga dikenal mudah dalam hal perawatan. Pejantan jenis ikan ini sangat warna-warni namun memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding dengan betina yaitu sekitar 2½–3½ cm, sedangkan betina berukuran 4–6 cm bertubuh tambun dengan warna kuning kecoklatan. Beberapa nama lain dari ikan ini adalah ikan seribu, ikan cere, atau suwadakar.

3. Ikan Platy
    Ikan ini memiliki berbagai jenis warna yang bercorak dan memiliki nama ilmiah Xiphophorus maculatus Platy. Apabila anda memiliharanya sebaiknya bagian atas aquarium ditutup, karena ikan ini sering melompat jika mereka menganggap ada bahaya.

4. Ikan Molly
       Ikan ini memiliki berbagai varian warna dan pada umumnya yang sering terdapat di Indonesia adalah berwarna hitam, putih dan marble. Ikan ini juga ada yang berbentuk agak bulat, pendek yang beberapa orang lebih mengenalnya sebagai Molly balon, selain itu ada yang bersirip dan berekor pendek dan jenis sirip ekor cagak. Nama ilmiah dari ikan ini adalah Poelicia latipinna Sailfin molly.

Cara membudidayakan ikan live-bearer
1. Tahap awal adalah memiliki indukan betina dan pejantan. Untuk induk betina pada umumnya memiliki ciri-ciri tubuh yang lebih gemuk, warna tidak secerah pejantan, dan kepala sedikit runcing. Untuk induk pejantan biasanya tubuh ramping, warna cerah, sirip punggung lebih panjang, kepala besar dan memiliki tonjolan dibelakang sirip perut yang disebut sebagai gonopodium.

2. Siapkan bak atau aquarium dengan air yang jernih tanpa kaporit, dan memiliki kadar oksigen yang memadai, dalam hal ini anda bisa gunakan water pumps sehingga air terus tersaring dan oksigen tetap terjaga. tambahan suhu air berkisar antara 15 ~ 27°C

3. Masukan kedalam bak, hal ini bisa dilakukan dengan cara dicampurkan atau sepasang-sepasang. Namun jika anda ingin menghendaki hasil dengan jenis keturunan tertentu lebih baik setiap bak atau aquarium satu pasang saja.

4. Masa kehamilan ikan ini sekitar satu bulan, dan ketika akan melahirkan akan terlihat bintik-bintik mata anak-anak ikan dari kulit perut induknya.

5. Setelah anak-anak ikan benar-benar lahir segera pindahkan induk-induknya, hal ini untuk mencegah kanibal.

Cara merawat anak-anak ikan yang baru lahir :
1. Setelah ikan ini lahir jangan langsung berikan makanan, tunggu hingga 4-5 hari baru berikan makanan seperti kuning telur rebus yang dihancurkan.

2. Anda juga bisa berikan bibit-bibit ikan ini dengan cacing sutra, apabila ukuran bibit telah mencapai 2-3cm.

3. Ikan ini akan tumbuh dewasa dan sudah bisa di panen dan rata-rata berukuran 5-7 cm, jika sudah demikian berikan beberapa jenis makanan seperti cuk, cacing kering, agar-agar dnegan takaran sehari dua kali.

Sabtu, 17 Mei 2014

Help desk


Help Desk



Apa itu Help Desk? 

Help desk merupakan sistem manajemen untuk membantu menangani kebutuhan stakeholder terkait dengan pertanyaan, pelayanan, dukungan teknis, atau komplain terhadap layanan di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sesuai dengan tugas pokok dan fungsi
.
Di mana saya dapat mengakses Help Desk?
Anda tidak perlu repot-repot datang ke kantor PUSKOM, cukup akses dari tempat Anda berada, Anda tinggal menyampaikan masalah Anda, dan tim Help Desk Kami akan menjawab pertanyaan Anda saat itu juga.
Bagaimana caranya masuk ke Help Desk?
Anda bisa mengakses Help Desk di alamat ini : www.helpdesk.uinjkt.ac.id
Cara penggunaannya?
Caranya mudah, Anda cukup mengisi formulir konsultasi dengan mengklik menu KIRIM KONSULTASI, dan wajib mengisi data yang diberi tanda bintang merah, hal ini akan memudahkan tim Help Desk Kami untuk menyampaikan penyelesaian masalah Anda.
Bagaimana Tim Help Desk PUSKOM menjawab permasalahan Kami?
Tim Help Desk Kami akan menjawab permasalahan Anda melalui E-mail/ Telepon/HP yang telah Anda isi di formulir konsultasi, oleh karena itu isilah dengan baik dan benar agar masalah Anda cepat teratasi.
Apakah data yang diberikan seperti E-mail/ Telepon/HP terjaga kerahasiaannya?
Ya, Kami akan menjaga kerahasiaan data Anda yang masuk melalui webiste Help Desk, apalagi terkait data pribadi seperti Nama/ NIM/ E-mail/ Telepon/HP.
     Apa semua masalah bisa diselesaikan lewat Help Desk?
Saat ini ada beberapa kategori masalah yang telah terdaftar di Help Desk Kami, antara lain : AIS, KTM, PMB, Beasiswa Mahasiswa, Pembuatan E-mail UIN, Pembuatan Subdomain/ Hosting, Jaringan Komputer, Bugs Sistem, Modul Baru. Hal ini akan terus berkembang seiring permasalahan yang disampaikan.



IP LOOPBACK
      IP Loopback adalah alamat IP yang digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC). Dalam IPv4, alamat ini sudah ditetapkan yaitu 127.0.0.1

      IP ini biasanya digunakan jika kita memasang lebih dari 1 LAN Card, artinya biasa digunakan untuk komputer server. 

       Contoh :
Untuk Eth0
IP Address       : 192.168.1.100
Subnet Mask    :  255.255.255.0
IP Gateway      :  192.168.1.1
Dns Server       :  127.0.0.1

Untuk Eth1      
IP Address       : 192.168.0.1
Subnet Mask    : 255.255.255.0
Dns Server       : 127.0.0.1

 

Senin, 24 Februari 2014

MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC YANG TERHUBUNG JARINGAN


   MELOKALISASI DAERAH KERUSAKAN DAN MENGISOLASI PERMASALAHAN

 

1. Melokalisasi
            Indikator-indikator yang memberikan isyarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya komponen akan diuraikan sebagai berikut:
a)   Server
              Server adalah computer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data atau system operasi berbasis network (Network Operating System), berisikan daftar user yang  diperbolehkan masuk ke server tersebut. Jadi apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan tersebut. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server.
b)      Workstation
                Workstation adalah komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan computer tersebut dengan computer lain atau computer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer, dan sebagainya. Apabila terjadi kerusakan pada computer workstation berarti  computer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun computer lain dalam jaringan tersebut.
c)      HUB/Switch
                HUB/Switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan ( Network Card ). Jika HUB mengalami kerusakan berarti seluruh jaringna juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada HUB dapat dilihat pada lampu indicator power dan lampu indicator  untuk masing-masing workstation. Apabila lampu indicator power HUB/Switch mati berarti kemungkinan besar  HUB tersebut rusak. Jika ada lampu indicator workstation yang tidak menyyala manyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif ( tidak hidup ) atau ada gangguan pada komputer  workstation tersebut.
d)     Networrk Interface Card ( Kartu Jaringan )
              Sebuah kartu jaringan ( LAN Card ) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun Workstation sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam system jaringan. Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada kartu jaringan berakibat pada komputer tersebut tidak dapat masuk dalam system jaringan. Indikator yang dapat  dilihat dalam kerusakan kartu jaringan dan lampu indicator di HUB/Switch saat komputer telah hidup dan konektifitas kabel dari kartu jaringan dan Hub/Switch telah baik.
e)      Kabel dan Konektor
              Kabel dan Konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan  peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan Konektor untuk membentuk jaringan. Kabel dan Konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3, yaitu :
1)      Jenis kabel Serat Optic menggunakan konektor SC dan ST.
Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis Sraat Optic sangat jarang, tetapi memerlukan penangana secara khusus untuk perawatannya.
2)      Jenis kabel UTP dengan konektor RJ45
Gangguan atau keruaskan pada kabel jenis ini  adalah konektor yang tidak terpasnag denga baik (longgar ), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indicator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada HUB/Sitch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relative sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasnag secara parallel dengan menggunakan HUB/Switch. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kebelnya mengalami gangguan saja.
3)      Jenis kabel coaxial denga konektor BNC
Kabel jenis Coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar ( tidak konek ), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel denga plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar computer berhenti.
 2. Mengisolasi

             Mengisolasi permasalahan merupakan tindakan yang dilakukan untuk mencegah hal-hal yang berakibat lebih fatal dalam jaringan. Hal ini dilakukan agar jaringan dapat berfungsi secara baik dan normal kembali.

Tindakan pengisolasian termasuk di dalamnya merupakan jalan keluar (pemecahan) dari permasalahan yang dihadapi. Tindakan pengisolasian untuk melakukan perbaikan dalam jaringan dapat dipisahkan menjadi dua juga yaitu pengisolasian secara hardware  dan secara software.
a.    Mengisolasi permasalah secara hardware.
           Tindakan pengisolasian kerusakan yang di sebabkan oleh hardware harus dilakukan dengan cara yang terstruktur dan sistematis.cara yang terstruktur dan sistematis di harapkan dengan cepat dapat menemukan sumber kerusakan atau sumber permasalahan.  Tindakan pengisolasian secara terstruktur dan sistematis dapat dilakukan dsebagai berikut :
1.     Mengisolasi kerusakan pada kartu jaringan
2.    Mengisolasikan permasalahan pengkabelan dan konektor
b.    Mengisolasi permasalahan secara software
1.     Kesalahan pengalamatan IP
2.    Kesalahan  identifikasi workgroup
3.    Kesalahan service network ( file and print sharing)
4.    Kerusakan file program, sehingga perlu di update.

A. Troubleshooting Jaringan Komputer WLAN

    Troubleshooting Jaringan Komputer WLAN. Artikel Troubleshooting WLAN moga bisa membantu teman-teman semuanya untuk mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan yang biasa terjadi pada wireless LAN yang minimal WLAN ini terdiri dari satu AP(Access Point) yang terhubung ke jaringan LAN Kabel dan satu wireless station (Laptop). Ilustrasinya seperti gambar dibawah ini:


 Meengidentifikasi Masalah
        Pemahaman yang jelas tentang suatu permasalahan adalah langkah pertama untuk menemukan sebuah solusi. Prinsip ini berlaku umum untuk masalah apapun dalam kehidupan tidak terkecuali untuk masalah jaringan komputer ini.
Permasalahan Wireless LAN biasanya terletak pada beberapa lingkup permasalahan diantanyanya:
  • Wireless Station( misal: Wifi Laptop)
  • Access Point
  • Server atau Infrastruktur jaringan
Troubleshooting atau memecahkan permasalahan adalah keahlian belajar melalui pengalaman dengan cara trial and error. Satu metode untuk memecahkan masalah yakni mengembangkan suatu proses pemeriksaan terhadap gejala-gejala yang muncul, mengidentifikasi masalah, menemukan akar masalah, mencoba memperbaiki dan memeriksa hasil perbaikan tsb. Adalah penting juga untuk mencatat apa saja yang kita lakukan selama menjalankan metode troubleshooting diatas.

Troubleshooting koneksi Wireless Station ke AP
       Ada pertanyaan yang harus diajukan ketika kita mengalami masalah untuk terkoneksi ke AP yakni “Apakah wireless station yang lain juga bermasalah koneksinya ke AP?” jika ya maka masalahnya terletak pada AP.

Troubleshooting Wireless Station
Periksa Lokasi Station:
  • Apakah jaringan Wireless Terdeteksi?
  • Adakah interferensi sinyal?
  • Apakah Wireless Station terhubung?
Periksa LANCard Wireless:
  • Apakah LANcard sudah terinstal dengan baik?
  • Update Drivernya?
  • Enable?
  • Apakah protokol TCP/IP sudah terinstal?
Periksa setingan WLAN:
  • SSID-nya case sensitif.
  • Konfigurasi station
  • Keamanan WLAN.
Periksalah status station di antarmuka AP

JARINGAN WIRELESS TERDETEKSI
       Wireless station harus berada di are jangkauan AP agar bisa menerima gelombang radio yang cukup kuat untuk membangun sebuah konektifitas.
Misalnya jika kita menggunakan windows 7 untuk mengetahui seberapa besar kekuatan sinyal AP yang ada maka klik kiri seperti gambar disamping, danakan muncul informasi AP apa saja yang ada beserta kuat rendahnya sinyal yang ditangkap wifi komputer.
  • Jika kita tidak mendapati SSID yang kita kehendaki pada gambar disamping sementara Wifi di komputer sudah enable maka biasanya permasalahannya ada di AP. 
  • Jika kita mendapati adanya SSID yang diinginkan akantetapi pada status bar kekuatan sinyalnya lemah maka masalahnya adalah station kita sepertinya berada hampir diluar jangkauan, atau mungkin terdapat interferensi sinyal

INTERFERENSI SINYAL
       Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan gangguan sinyal radio. Diantaranya disebabkan oleh antena pada AP tidak terhubung atau terpasang dengan benar. Material kontruksi bangunan, seperti baja dan kayu, dan benda-benda dengan kandungan air yang tinggi dapat menyerap energi RF dan mempengaruhi kekuatan sinyal. Perangkat seperti oven microwave dan cordless Phone 2,4MHz l dapat menyebabkan interferensi RF dan harus dipertimbangkan pula masalah menempatkan AP.
Sinyal yang kuat tidak selalu menjadi lebih baik! Di area yang tertutup, sinyal yang kuat dapat terpantul dari objek dan menyebabkan gangguan multipath.

SITE SURVEY
       Sebuah survei situs sangat dianjurkan sebelum instalasi jaringan nirkabel dan harus dilakukan pada situs sebenarnya dalam kondisi operasi normal. Survei semacam itu sangat penting karena perilaku RF bervariasi dengan sifat fisik dari situs. Anda tidak bisa secara akuratmemprediksi perilaku tanpa melakukan survei situs. Anda mungkin menghadapi konektivitas intermiten lokasi tertentu atau selama kondisi lingkungan tertentu.

STATUS STATION
       Gunakan antarmuka pengguna Web dari AP untuk melihat status stasiun nirkabel. Periksa status stasiun untuk melihat apakah stasiun nirkabel berhubungan dengan AP.

Artikel Troubleshooting WLAN Konfigurasi Protokol TCP/IP
      Bukalah halaman konfigurasi jaringan komputer anda; jika anda menggunakan windows 7 cara masuk ke konfigurasi jaringannya dengan mengklik icon jaringan seperti gambar disamping

Klik kanan properties pada “Wireless Network Connection” kemudian pastikan Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4) terceklist kemudian pilih properties untuk memberikan IP Address.


Perlu diingat apakah station kita ini terkoneksi dengan Access Point yang menyediakan layanan DHCP atau tidak. Jika Access Point menyediakan layanan DHCP maka konfigurasi TCP/IP di satation kita tidak perlu diberikan IP secara manual. Cukup masuk ke properties lalu pilih Obtain an IP Address Automaticly. Dengan konfigurasi seperti ini memungkinkan station menerima IP Address secara otomatis dari Radio AP.

disamping sehingga muncul menu diatasnya kemudian klik di Open Network Connection kemudian cari change adapter setting, diklik sehingga akan muncul window yang menampilkan semua jenis interface jaringan, ada yang LAN dan ada juga yang Wireless LAN.


B. DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol)



DHCP merupakan protokol yang digunakan untuk pengalokasian alamat IP (IP address) dalam sebuah jaringan komputer oleh komputer server. Tujuan penggunaan protokol DHCP ini adalah untuk mempermudah konfigurasi alamat IP (IP address) pada setiap komputer yang terhubung dalam satu jaringan yang besar. Jika kita mempunyai komputer sebanyak 200 unit kemudian ingin dihubungkan antara yang satu dengan yang lainya. Tentu saja hal ini dapat dilakukan dengan lebih mudah menggunakan konfigurasi otomatis (DHCP) dari pada konfigurasi secara manual (statis).

Sebenarnya bukan hanya sekedar alamat IP (IP address) yang diberikan oleh DHCP komputer server terhadap komputer server yang merequest konfigurasi alamat IP(IP address). Namun juga meliputi default gateway, dan DNS server. DHCP juga erupakan standart dari Internet Enginering Task Force (IETF), dikembangkan sejak tahun 1993 dari BOOTP (Bootstrap Protocol.

1.    RFC 2131 : Dynamic Host Configuration Protocol

2.    RFC 2132 : DHCP Options and BOOTP Vendor extentions



Mengapa Menggunakan DHCP Server



          Jaringan semakin besar dan semakin kompleks sehingga dibutuhkan konfigurasi secara dinamis untuk membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien. Misalkan saja kita mempunyai 100 komputer yang ingin dihubungkan antara yang satu dengan yang lain, kalau menggunakan cara manual hal ini tentu akan menguras waktu dan dirasa tidak praktis.

          Pengendalian komputer dari sisi komputer client meliputi :

1.    IP dan Default Router / Gateway

2.    Name Server

3.    File Server

4.    Dll (Default IP TTL, Broadcast Address, Static Route, Ethernet Encapsulation, X Window Manager, X Window Font, DHCP Msg Type, DHCP Renew All Time, DHCP Rebinding, Time SMTP-Server, SMTP Server, Client FQDM, Printer Name, …).

Pengiriman informasi tanpa admin, artinya tidak memerlukan izin akses ke komputer yang dituju, komputer client tidak perlu dikonfigurasi manual. Host – host yang terkonfigurasi secara statis dapat berinteraksi dengan host – host lain yang terkonfigurasi secara dinamis. Sehingga lebih memudahkan dalam proses konfigurasi.













Sabtu, 22 Februari 2014

MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC YANG TERHUBUNG JARINGAN


   MELOKALISASI DAERAH KERUSAKAN DAN MENGISOLASI PERMASALAHAN

 

 

1. Melokalisasi
            Indikator-indikator yang memberikan isyarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya komponen akan diuraikan sebagai berikut:
a)   Server
              Server adalah computer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data atau system operasi berbasis network (Network Operating System), berisikan daftar user yang  diperbolehkan masuk ke server tersebut. Jadi apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan tersebut. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server.
b)      Workstation
                Workstation adalah komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan computer tersebut dengan computer lain atau computer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer, dan sebagainya. Apabila terjadi kerusakan pada computer workstation berarti  computer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun computer lain dalam jaringan tersebut.
c)      HUB/Switch
                HUB/Switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan ( Network Card ). Jika HUB mengalami kerusakan berarti seluruh jaringna juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada HUB dapat dilihat pada lampu indicator power dan lampu indicator  untuk masing-masing workstation. Apabila lampu indicator power HUB/Switch mati berarti kemungkinan besar  HUB tersebut rusak. Jika ada lampu indicator workstation yang tidak menyyala manyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif ( tidak hidup ) atau ada gangguan pada komputer  workstation tersebut.
d)     Networrk Interface Card ( Kartu Jaringan )
              Sebuah kartu jaringan ( LAN Card ) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun Workstation sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam system jaringan. Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada kartu jaringan berakibat pada komputer tersebut tidak dapat masuk dalam system jaringan. Indikator yang dapat  dilihat dalam kerusakan kartu jaringan dan lampu indicator di HUB/Switch saat komputer telah hidup dan konektifitas kabel dari kartu jaringan dan Hub/Switch telah baik.
e)      Kabel dan Konektor
              Kabel dan Konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan  peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan Konektor untuk membentuk jaringan. Kabel dan Konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3, yaitu :
1)      Jenis kabel Serat Optic menggunakan konektor SC dan ST.
Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis Sraat Optic sangat jarang, tetapi memerlukan penangana secara khusus untuk perawatannya.
2)      Jenis kabel UTP dengan konektor RJ45
Gangguan atau keruaskan pada kabel jenis ini  adalah konektor yang tidak terpasnag denga baik (longgar ), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indicator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada HUB/Sitch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relative sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasnag secara parallel dengan menggunakan HUB/Switch. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kebelnya mengalami gangguan saja.
3)      Jenis kabel coaxial denga konektor BNC
Kabel jenis Coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar ( tidak konek ), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel denga plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar computer berhenti.
 2. Mengisolasi

             Mengisolasi permasalahan merupakan tindakan yang dilakukan untuk mencegah hal-hal yang berakibat lebih fatal dalam jaringan. Hal ini dilakukan agar jaringan dapat berfungsi secara baik dan normal kembali.

Tindakan pengisolasian termasuk di dalamnya merupakan jalan keluar (pemecahan) dari permasalahan yang dihadapi. Tindakan pengisolasian untuk melakukan perbaikan dalam jaringan dapat dipisahkan menjadi dua juga yaitu pengisolasian secara hardware  dan secara software.
a.    Mengisolasi permasalah secara hardware.
           Tindakan pengisolasian kerusakan yang di sebabkan oleh hardware harus dilakukan dengan cara yang terstruktur dan sistematis.cara yang terstruktur dan sistematis di harapkan dengan cepat dapat menemukan sumber kerusakan atau sumber permasalahan.  Tindakan pengisolasian secara terstruktur dan sistematis dapat dilakukan dsebagai berikut :
1.     Mengisolasi kerusakan pada kartu jaringan
2.    Mengisolasikan permasalahan pengkabelan dan konektor
b.    Mengisolasi permasalahan secara software
1.     Kesalahan pengalamatan IP
2.    Kesalahan  identifikasi workgroup
3.    Kesalahan service network ( file and print sharing)
4.    Kerusakan file program, sehingga perlu di update.
 

Minggu, 09 September 2012

pENGETIAN ac DC

Pengertian Arus Listrik AC & DC

Semua orang tahu ada dua jenis arus listrik AC & DC, namun yang disayangkan kebanyakan orang cuma tahu saja bukan mengerti, dan yang parahnya lagi pada umum orang tahu dan membedakan arus listrik AC dan DC itu adalah,.. Bawhwa arus AC bisa nyetrum/kesetrum (tersengat) mungkin bisa mati dan konslet bisa kebakar (kubakaran) sedangkan pada arus DC adalah hal yg sebaliknya, umum orang mengatakan aman dari kesetrum dan konlesting.
Sebenernya ga jauh beda juga sih,.. dengan diri saya,.. cuma saya sedikit ngerti tapi belum paham apa itu AC DC, dengan bantuan mbah Google, saya coba Search,.. akhirnya ketemulah di blog tetangga yang kebetulan memposting tentang pengertian AC dan DC. Sedikit termenung saat saya membaca, saya terlempar jauh ke masa 15th yang lalu, dimana kala waktu itu aku masih sekolah celana pendek baju putih celana biru.
Sambil sedikit ketawa kecut saya coba terus baca... dan akhirnya sekarang paham juga apa itu arus AC dan DC dan apa itu sumber listrik.
Beberapa sumber listrik (terutama, generator elektro-mekanik rotary) secara alami menghasilkan teganggan bergantian dalam polaritas, membalikkan positif dan negatif dari waktu ke waktu.  Baik sebagai polaritas teganggan switching atau sebagai arah switching arus bolak-balik, seperti ini “” listrik dikenal sebagai (AC) Alternating Current.
Sedangkan yang di sebut dengan DC (Direct Current ) adalah listrik yang mengalir ke arah yang konstan astau satu arah, dan / atau memiliki teganggan dengan polaritas konstan/satuarah. DC adalah jenis listrik dibuat oleh baterai (dengan terminal positif dan negatif pasti), atau jenis biaya yang dihasilkan dengan menggosokkan beberapa jenis bahan terhadap satu sama lain
.
 Gambar Arus AC & DC
Simbol baterai akrab digunakan sebagai simbol generik untuk setiap sumber teganggan DC, lingkaran dengan garis berombak  di dalam adalah simbol generik untuk sumber teganggan AC.
Teganggan arus AC tidak memiliki keunggulan praktis atas DC. Dalam aplikasi di mana listrik digunakan untuk mengusir energi dalam bentuk panas, atau polaritas arah arus tidak relevan, sehingga selama ada cukup teganggan dan arus untuk beban untuk menghasilkan panas yang diinginkan. Namun, dengan AC adalah untuk membangun pembangkit listrik, motor dan sistem distribusi daya yang jauh lebih efisien daripada DC, dan AC digunakan oleh mayoritas di seluruh dunia dalam aplikasi daya tinggi. 
Mesin akan dibangun untuk memutar medan magnet di sekitar kumparan kawat set stasioner dengan memutar sebuah poros, teganggan AC akan diproduksi di kumparan kawat sebagai poros yang diputar, sesuai dengan Hukum Faraday tentang induksi elektromagnetik.  Ini adalah prinsip operasi dasar dari sebuah generator AC, juga dikenal sebagai sebuah alternator.
Kumparan kawat membalikkan sebagai kutub yang berlawanan dengan magnet berputar lewat. Terhubung ke suatu beban, ini akan membalik polaritas teganggan membuat membalik arah arus di dalam rangkaian.  Semakin cepat poros alternator  berbalik, semakin cepat magnet akan berputar, menghasilkan teganggan dan arus bolak-balik switch arah.

 Gambar Alternator Bekerjanya
Sedangkan generator DC bekerja berdasarkan prinsip umum yang sama dari induksi elektromagnetik, konstruksi mereka tidak sesederhana AC. Dengan generator DC, kumparan dari kawat dipasang pada poros di mana magnet adalah pada alternator AC, dan sambungan listrik ini dibuat untuk kumparan berputar melalui karbon stasioner “sikat” menghubungi strip tembaga pada poros berputar.  Semua ini diperlukan untuk beralih mengubah polaritas’s kumparan output ke sirkuit eksternal sehingga sirkuit eksternal melihat polaritas konstan.
Generator akan menghasilkan dua pulsa teganggan per revolusi poros, baik pulsa dalam arah yang sama (polaritas). Agar generator untuk menghasilkan teganggan DC konstan, daripada pulsa teganggan singkat sekali setiap ½ revolusi, ada beberapa set koil melakukan kontak intermiten dengan kuas. Diagram yang ditunjukkan di bawah adalah sedikit lebih sederhana dari apa yang akan Anda lihat dalam kehidupan nyata.

Gambar Prinsip kerja sebuah generator DC
Masalah-masalah yang terlibat dengan pembuatan dan melanggar kontak listrik dengan koil bergerak harus jelas (memicu dan panas), terutama jika poros generator tersebut berputar dengan kecepatan tinggi. Jika suasana di sekitar mesin mengandung uap mudah terbakar atau mudah meledak, masalah praktis kontak sikat menghasilkan percikan-bahkan lebih besar. Generator AC (alternator) tidak memerlukan kuas dan commutators untuk bekerja, dan begitu juga kebal terhadap masalah-masalah yang dialami oleh generator DC.
Manfaat DC AC lebih berkaitan dengan desain generator juga tercermin dalam motor listrik. Sementara motor DC memerlukan penggunaan kuas untuk melakukan kontak listrik dengan bergerak gulungan kawat, motor AC tidak.  Bahkan, AC dan motor DC desain sangat mirip dengan rekan-rekan mereka generator (identik demi tutorial ini), motor AC yang tergantung pada medan magnet yang dihasilkan oleh bolak membalikkan arus yang melalui kumparan stasioner dengan kawat untuk memutar magnet berputar sekitar pada poros, dan motor DC yang tergantung pada kontak sikat membuat dan melanggar koneksi untuk membalikkan arus melalui kumparan berputar setiap ½ putaran (180 derajat).
Jadi kita tahu bahwa AC generator dan motor AC cenderung sederhana dari generator DC dan motor DC. Kesederhanaan ini relatif lebih besar diterjemahkan ke dalam kehandalan dan biaya pembuatan rendah. Tapi apa lagi yang baik untuk AC!? Pasti ada harus lebih ke desain daripada rincian generator dan motor Memang ada. Ada pengaruh elektromagnetisme dikenal sebagai saling induksi, dimana dua atau lebih gulungan kawat ditempatkan sehingga medan magnet yang berubah yang diciptakan oleh satu menginduksi teganggan pada yang lain. Jika kita memiliki dua kumparan induktif dan kami saling memberi energi satu coil dengan AC, kita akan menciptakan sebuah teganggan AC pada koil lainnya. 

 Gambar Transformer “mengubah” teganggan dan arus AC.
Makna mendasar dari sebuah transformator adalah kemampuannya untuk langkah teganggan atas atau bawah dari kumparan ke kumparan powered unpowered. Teganggan AC induksi dalam (unpowered “sekunder”) koil sama dengan teganggan AC di (powered “primer”) koil dikalikan dengan rasio kumparan sekunder berubah menjadi kumparan primer bergantian. Jika kumparan sekunder adalah powering beban, arus melalui kumparan sekunder adalah hal yang berlawanan: kumparan primer saat ini dikalikan dengan rasio primer untuk berubah sekunder.  Hubungan ini memiliki analogi mekanis yang sangat dekat, menggunakan torsi dan kecepatan untuk mewakili teganggan dan arus, masing-masing:

Gambar Kecepatan multiplikasi torsi gigi langkah kereta bawah dan mempercepat. Langkah-langkah trafo teganggan turun ke bawah dan arus atas.
Jika rasio berliku dibalik sehingga kumparan primer telah berubah kurang dari kumparan sekunder, trafo “langkah-langkah” teganggan dari sumber tingkat ke tingkat yang lebih tinggi pada beban:

Gambar Kecepatan kereta langkah pengurangan gigi torsi dan kecepatan turun. Langkah-langkah transformator teganggan dan arus bawah.
Kemampuan untuk langkah teganggan AC ke atas atau bawah dengan mudah memberikan AC keuntungan yang tak tertandingi oleh DC di bidang distribusi daya dalam gambar dibawah. Ketika transmisi daya listrik jarak jauh, jauh lebih efisien untuk melakukannya dengan teganggan melangkah-up dan kawat melangkah-down arus (lebih kecil berdiameter kurang rugi daya resistif), maka langkah teganggan kembali dan arus cadangan untuk industri, bisnis, atau menggunakan konsumen.
 Gambar Transformers efisien memungkinkan transmisi teganggan tinggi jarak jauh energi listrik.

Teknologi Transformer telah membuat distribusi tenaga listrik jangka panjang praktis. Tanpa kemampuan untuk secara efisien langkah teganggan naik dan turun, akan biaya mahal untuk membangun sistem tenaga untuk apa pun kecuali jarak dekat (beberapa mil paling banyak) digunakan.
Sebagai berguna sebagai transformator, mereka hanya bekerja dengan AC, bukan DC. Karena fenomena induktansi bersama bergantung pada perubahan medan magnet, dan arus searah (DC) hanya dapat menghasilkan medan magnet yang stabil, transformator hanya tidak akan bekerja dengan arus searah. Tentu saja, langsung saat ini dapat terganggu (berdenyut) melalui gulungan trafo utama untuk menciptakan sebuah medan magnet yang berubah (seperti yang dilakukan dalam sistem pengapian otomotif untuk menghasilkan teganggan tinggi memicu steker listrik dari baterai DC teganggan rendah), tetapi berdenyut DC tidak berbeda dari AC.  Mungkin lebih dari alasan lain, inilah sebabnya AC menemukan aplikasi luas seperti dalam sistem kekuasaan.
Salam dan semoga sedikit bermanfaat...bagi yang belum paham dan ngerti apa itu Listrik AC DC !!!!

Kamis, 06 September 2012

AKU

Aku

Aku,
hanya bisa memandang langit luas dari bawah,
dan iri kepada burung2 yang terbang kian kemari membawa senyum,
walau mendung menyelimuti.

Aku,
hanya bisa menangisi masa laluku dan buruknya hidupku,
juga iri kepada senyum semua orang seakan tidak memiliki kekurangan dan pengalaman pahit.

Aku,
hanya bisa diam membisu dikala orang tua marah atas kesalahan yang tak kubuat.
dan iri kepada saudara2ku yang kehidupannya jauh lebih sempurna dariku.

Aku,
hanya bisa marah dan cemburu ketika seseorang yang kusayang pergi tinggalkan aku dan memilih orang lain,
entah teman atau kekasih.

Aku,
hanya bisa mengunci diri di ruang hati yang gelap dan sepi,
iri saat melihat dan mengintip ruang hati lain yang terang dan ramai.

Aku,
hanya bisa terkecoh dengan semua mulut manis dan hati busuk iblis,
dan selalu lupa akan kehadiran Tuhan.

Aku,
hanya bisa menyesali perbuatan lalu,
tanpa mementingkan perubahan dalam diriku.

Aku,
hanya bisa menyiksa dan menyalahkan diriku,
tanpa memujanya sedikitpun, walau diri ini sudah berjasa.

Aku,
adalah Aku.

Dan inilah Aku.

Rabu, 05 September 2012

Cara Kerja Processor


Prosesor komputer sering disebut sebagai CPU, atau central processing unit komputer. Prosesor adalah komponen utama dari komputer yang dirancang untuk memindahkan dan memproses data. Prosesor komputer yang sering dihubungkan dengan kecepatan CPU untuk dapat memproses instruksi komputer per detik diukur dalam hertz.

Bagaimana Cara Kerja Processor?
Prosesor komputer bertindak sebagai komponen koordinasi utama dari komputer. CPU akan mengakses program, data, atau fungsi komputer lain dari RAM (Random Access Memory) saat dipanggil oleh sistem operasi komputer. Prosesor kemudian akan menginterpretasikan instruksi komputer yang berkaitan dengan tugas memerintahkan sebelum mengirimnya kembali ke RAM komputer untuk eksekusi melalui bus sistem komputer dalam urutan yang benar.


Computer Processor Logic
Inti dari prosesor komputer adalah kemampuan untuk memproses kode bahasa mesin.
Ada tiga dasar instruksi bahasa mesin yang dapat dibaca oleh CPU

- Memindahkan data dari memori komputer ke komputer lain
- Langsung ke instruksi yang di setting berdasarkan operasi logis atau pilihan
- Lakukan operasi matematika menggunakan Unit Aritmatika Logic (ALU)

Untuk melakukan operasi ini, prosesor yang menggunakan alamat bus yang digunakan untuk mengirim alamat ke memori komputer serta data bus yang digunakan untuk mengambil atau mengirim informasi ke memori komputer.

Ini juga memiliki garis kontrol terpisah yang akan memberitahukan memori komputer jika mendapatkan atau mengirim / pengaturan lokasi memori tertentu. Dalam rangka untuk melakukan semua operasi yang dirancang, CPU juga memiliki sebuah jam yang merupakan dasar untuk sinkronisasi tindakan prosesor dengan sisa dari komputer. Untuk mengakses digunakan instruksi komputer atau data, prosesor juga akan menerapkan skema caching yang berbeda dalam rangka untuk mendapatkan akses ke data yang dibutuhkan pada tingkat yang lebih cepat daripada menggunakan RAM .


Processor Memory


The processor can read and write to the RAM depending on what action(s) the current instruction set has determined if the processor needs to conduct. RAM is not designed to permanently save data and is rest when the computer is turned off or loses power.

Prosesor komputer hanya mampu membaca dan mengakses ramdom memori (ROM dan RAM bergantian). ROM prosesor merupakan program dengan informasi yang telah di setting terlebih dahulu yaitu program permanen dengan fungsi inti dalam rangka untuk komunikasi fasilitas prosesor dengan bus data. ROM biasa disebut sebagai BIOS (Basic Input / Output System) pada komputer Windows dan juga untuk mendapat boot sector pada komputer.

Prosesor dapat membaca dan menulis ke RAM tergantung pada apa tindakan (s) dari sekumpulan instruksi yang telah ditentukan jika prosesor disuruh mengerjakan sesuatu. RAM tidak dirancang secara permanen menyimpan data saat komputer dimatikan atau mati lampu listrik..

processor (komponen & cara kerja)

Prosesor (komponen dan cara kerja)

Mikroprosesor adalah suatu komponen (biasanya wujud fisiknya berupa chip) yang terdapat dalam suatu sistem komputer yang berfungsi sebagai unit pusat pemroses atau pengolah data dan istruksi. Dalam bahasa kasar sering diistilahkan sebagai ‘otak’ komputer. Mikroprosesor ini umumnya terpasang pada motherboard. Penulisan kata mikroprosesor sering disingkat µP atau uP. Istilah mikroprosesor juga disebut dengan nama prosesor atau CPU (central processing unit).
Prosesor ini terbuat dari chip silikon yang di dalamnya mengandung jutaan transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sirkuit terintegrasi semikonduktor. Selama ini, perkembangan mikroprosesor diketahui mengikuti hukum Moore. Hukum ini dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Saat itu Moore memprediksi bahwa jumlah transistor yang ada pada IC (Integrated Circuit) akan berlipat ganda setiap tahunnya, dan merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan. Pernyataan ini diperbaharui oleh Moore pada tahun 1995, berdasar hasil penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum tersebut memang benar-benar terjadi dan terbukti sejak awal tahun 1970-an. Sehingga performa komputerpun terus meningkat dari tahun ke tahun.
Hukum Moore tersebut mungkin tidak akan berlaku seterusnya, kalau mengamati perkembangan prosesor saat ini tampaknya hukum tersebut hanya berlaku untuk waktu yang terbatas.
Komponen Prosesor
Prosesor golongan x86 yang digunakan untuk PC, biasanya terdiri dari beberapa komponen penting, antara lain:
o Unit kontrol, yaitu bagian yang bertugas mengatur jalannya program.
o Unit eksekusi, yaitu bagian yang melakukan operasi terhadap data yang terdiri dari:
§ ALU (Arithmetic Logical Unit = Unit Logika dan Aritmatika). Komponen ini berfungsi sebagai tempat memproses data dengan cara memanipulasi informasi dan mengevaluasi hasilnya. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, misalnya penjumlahan, perkalian, pengurangan, dan lainnya.
Ø ALU sendiri terdiri dari device-device memori kecil yang dikenal dengan nama register. Pada register inilah informasi-informasi disimpan selama pemrosesan data sedang berlangsung.
Ø ALU juga terdiri dari sirkuit-sirkuit untuk mengevaluasi informasi. Misalnya adder dan comparator, yang memanipulasi data sesuai instruksi yang terprogram
§ FPU (Floating Point Unit). Komponen ini berfungsi untuk memproses data berupa bilangan floating point.
o Sekumpulan daftar yang dapat digunakan untuk menampung data maupun hasil perhitungan yang belum selesai dengan sempurna. Komponen ini terkadang terdapat dalam CPU, tetapi tidak semuanya.
Memori internal CPU, biasanya berupa cache, seringkali disebut dengan istilah cache memori. Sekarang ini, prosesor-prosesor modern sudah dilengkapi komponen ini. Sedangkan prosesor-prosesor lama, banyak yang tidak memilikinya.

Cara kerja Prosesor
Prosesor berfungsi seperti kalkulator, hanya saja dengan kemampuan pemrosesan data yang jauh lebih besar. Fungsi utamanya adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data.
Data tersebut diambil dari memori atau diperoleh dari alat input yang dioperasikan oleh operator seperti papan ketik (keyboard), mouse dan lainnya. Kerja prosesor ini dikontrol oleh sekumpulan instruksi software. Software tersebut diperoleh atau dibaca dari media penyimpan seperti harddisk, disket, CD, dan lainnya. Kemudian instruksi-instruksi tadi disimpan dalam RAM. Setiap instruksi diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Untuk selanjutnya, prosesor akan mengakses data-data yang ada pada RAM, dengan cara menentukan alamat data yang dikehendaki.
Prosesor dan RAM dihubungkan oleh unit yang disebut bus. Saat sebuah program dijalankan, data akan mengalir dari RAM melalui bus, menuju ke prosesor. Di dalam prosesor, data ini di-dekode, kemudian berjalan ke ALU yang bertugas melakukan kalkulasi dan perbandingan. Kadang-kadang data disimpan sementara di register agar dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. Setelah selesai, hasil pemrosesannya mengalir kembali ke RAM atau ke media penyimpan. Apabila data hasil perosesan tadi akan diolah lagi, maka data tersebut akan disimpan dalam register. Demikian seterusnya.
Bilangan yang ditangani oleh prosesor
Terdapat dua macam bilangan yang ditangani oleh prosesor, yaitu bilangan fixed point dan bilangan floating point.
Bilangan fixed point adalah bilang yang memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya, Hal ini akan membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut, namun, hal ini justru dapat dihitung oleh prosesor.
Sedangkan bilangan floating point, adalah bilangan yang diwujudkan dalam notasi ilmiah, yaitu berupa angka pecahan desimal dikalikan dengan angka 10 pangkat bilangan tertentu. Misalnya: 705,2944 x 109, atau 4,3 x 10-7. Cara penulisan angka seperti ini merupakan cara singkat untuk menuliskan angka yang nilainya sangat besar maupun sangat kecil. Bilangan seperti ini banyak digunakan dalam pemrosesan grafik dan kerja ilmiah. Proses aritmatika bilangan floating point memang lebih rumit dan prosesor membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengerjakannya, karena mungkin akan menggunakan beberapa siklus detak (clock cycle) prosesor.
Oleh karena itu, beberapa jenis komputer menggunakan prosesor sendiri untuk menangani bilangan floating point. Prosesor yang khusus menangani bilangan floating point disebut Floating Point Unit (FPU) atau disebut juga dengan nama math co-processor. FPU dapat bekerja secara paralel dengan prosesor. Dengan demikian proses penghitungan bilangan floating point dapat berjalan lebih cepat. Keberadaan FPU integrated (bersatu dengan prosesor) sudah menjadi kebutuhan standart komputer masa kini, karena banyak sekali aplikasi-aplikasi yang beroperasi menggunakan bilangan floating point.